GEOGRAFI KECAMATAN MARGASARI


       Kecamatan Margasari merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Tegal yang terletak di ujung selatan berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes dengan batas alam  Sungai Pemali.
   Secara geografis, wilayah kecamatan Margasari dibatasi oleh kecamatan Larangan (Kab.Brebes) di sebelah barat, kecamatan Tonjong (Kab. Brebes), kecamatan Bumijawa di sebelah timur dan kecamatan Balapulang di sebelah utara.

          Dilihat dari struktur geologi, Kecamatan Margasari tersusun atas beberapa formasi batuan yaitu : Formasi Linggopodo yang mengadung breksi gunungapi, tufa dan lahar. Diduga ini merupakan hasil kegiatan gunung api Slamet, Formasi Kaliglagah yang tersusun atas batu lempung, napal, batupasir dan konglomerat di beberapa tempat dijumpai lensa lignit setebal 10-100 cm. Formasi Tapak yang terdiri atas susunan batupasir berbutir kasar berwarna kehijauan dan konglomerat serta breksi andesit. Dibagian atas terdiri dari batupasir gampingan dan napal berwarna hijau yang mengandung kepingan moluska. Tebal sekitar 500 meter. Formasi Halang yang terdiri atas  batupasir andesit, konglomerat tufaan dan napal yang bersisipan batupasir serta batu gamping. Di atas bidang perlapisan batupasir terdapat bekas-bekas cacing. Foraminifera kecil menunjukkan umur Miosen Akhir dengan tebal sekitar 800 meter. Formasi Pemali yang meliputi  napal globigerina berwarna kelabu muda dan kelabu kehijauan bersisipan batugamping pasiran, batupasir tufaan dan batupasir kasar. Umumnya merupakan runtunan batulempung berwarna kelabu yang monoton, bagian bawah tidak tersingkap. Tebal lebih dari 900 meter.

       Perlipatan di daerah ini umumnya mempengaruhi batuan Neogen muda dengan arah utama hampir barat-timur. Beberapa sumbu lipatan yang arahnya acak diduga merupakan lipatan seretan akibat sesar-sesar regional. Sesar utama berarah baratlaut-tenggara dan timurlaut-baratdaya dengan gerakan miring. Sesar lainnya berarah hampir utara-selatan atau barat-timur. Sesar naik yang arahnya barat-timur dimana bongkah utara bergerak naik diduga sebagai bagian dari sistem sesar naik busur belakang. Berdasarkan pola sebaran sesar dan lipatannya arah kompresi utama adalah utara-selatan. Sebagai akibat adanya susunan batuan gamping ada di wilayah kecamatan Margasari, maka di Desa Karangdawa terdapat industri pembuatan batu kapur.

         Sebagai daerah penyuplai kebutuhan dasar masyarakat selatan Kab. Tegal, tak salah jika mayoritas masyarakat bertumpu pada sektor primer dalam arti penduduk kebanyakan bermatapencaharian sebagai petani. 


        Berdasarkan pengamatan penulis, Kecamatan margasari masih terdapat sisa sisa peninggalan jaman prasejarah maupun zaman penjajahan Belanda atau Jepang, Ha ini bisa dilihat dari sisa peninggalan Belanda di wilayah Desa Prupuk Utara diantara rumah sinderan, stasiun kereta api dan perumahan bekas Belanda, (Rumah Pegawai Perkebunan Hindia Belanda di Tahun 1940 yang beralamat di Proepoek )

     Jika dilihat dari google Map (peta fisiografi), nampak wilayah kecamatan Margasari terlihat masih banyak hutan  yang masih asri, diantaranya terdapat di Karangdawa, Wanasari, Kaligayam, Prupuk, dan Margasari. Meskipun jenis hutan yang tampak, berjenis hutan musim dan homogen, namun tetap berperan terhadap keasrian serta mampu mengurangi dampak kerusakan lapisan udara. Keragaman hayati di wilayah kecamatan Margasari cukup menjanjikan jika ada investor atau pengembang memberdayakannya. Belum lagi aspek fisik yang masih belum optimal untuk dikembangkan sebagai sebagai sumber daya atau sebagai daerah obyek wisata. Sebagai contoh, di Margasari terdapat tujuh air terjun bertingkat yang dinamai curug pitu yang sangat indah pemandangannya, karena selain masih alami suasananya, juga sepanjang perjalanan anda akan ditemani oleh kera-kera kecil yang menggemaskan. Ada juga tujuh mata air, tepatnya ada di Desa Jembayat dan Desa Danaraja, mata air panas Dukuh manglih di Desa Prupuk Utara, danau beko di desa Karangdawa dan sebagainya.

Cekungan buatan Karangdawa, bisa dibaca artikel ini (Danau Karangdawa)

 

 

 

 

Iklan
Categories: Geografi, Pengetahuan Umum | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: